Skip to content

Tentang Bunuh Diri

April 11, 2013

Pernahkan kita berpikir bahwa bunuh diri adalah hal terbodoh yang pernah dilakukan manusia? Tunggu dulu. Mungkinkah kita juga akan melakukan hal yang sama jika tragedi, lingkungan dan segala kenangan yang kita rasakan sama dengan para pelaku bunuh diri?

    Menurut banyak sumber, bisa disimpulkan beberapa penyebab bunuh diri dan bagaimana berusaha mencegahnya.
akatsuki-ners.blogspot.com

  1. Takut.
           Banyak sekali rasa takut yang dimiliki manusia, termasuk juga takut mati. Tapi saat rasa takut itu memuncak, sementara kita tak ada lagi tempat pelarian, mungkin kita juga akan bunuh diri. Beberapa orang merasa bahwa dirinya adalah sampah didunia ini. semisal ia telah melakukan kesalahan besar yang sulit termaafkan di lingkungan sosialnya. Maka seseorang akan merasa terkucil dan merasa tak berguna. Maka kalima “untuk apa lagi hidup” akan mulai meluncur dari mulutnya. Pada titik ini yang paling dibutuhkan adalah mencari teman berbagi. Seperti kita ketakutan akan gelap atau guntur. Saat kita tahu seseorang ada didekat atau bahkan memeluk kita. Masa rasa takut itu akan berkurang.
   2.  Depresi dan Putus Asa.
         Masalah keungan, cinta, rasisme semuanya benar-benar bisa membuat hati dan kepala sakit. Beberapa orang yang merasa sudah tak sanggup lagi merasakan rasa sakit ingin segera mengakhirinya. Namun karena memang tak ada jalan lain, seseorang berpikir bahwa matilah jalan satu-satunya. Para pelaku mungkin saja sudah beribu kali mencari jalan keluar tapi tak ada lagi yang bisa membantunya. Dari sini mungkin kita harus lebih berhati-hati bertindak. Kita bisa berbuat sesuka hati kita, menjalani hidup, menghabiskan waktu, tapi pada akhirnya kita jugalah yang akan menanggung akibatnya.
 3.  Biologis.
     Menurut penelitian, Ditemukan bahwa para pelaku bunuh diri memiliki kadar seretonin dalam otak yang rendah. Seretonin sendiri adalah seperti hormon kebahagian.  Jadi saat kekurangan seretonin, seseorang akan mulai merasa stres atau depresi, murung, nafsu makan menurun, suka menyendiri dan melamun. Tapi untuk seretonin kita bisa mencari seretonin tambahan dari makanan seperti ikan, pisang dan coklat.
    Kita tak tahu apa yang mereka rasakan dan mereka tak tahu apa yang kita rasakan. Tapi karena bunuh diri adalah berarti mengakhiri kesempatan hidup yang kita miliki yang tak semua orang mendapatkannya, maka kita lebih baik menjaganya. Dan jika suatu hari badai besar datang, memojokan kita. Merenunglah, jika kita memang bersalah meminta maaf lah. Jika kita kalah mengakulah kalah.
    Pada intinya kita harus lebih mengenali  serta menerima diri sendiri, jika kita mengenal diri kita sendiri, kita akan lebih menyayangi diri kita sendiri (menyayangi diri sendiri berebeda dengan egois). Maka hal seperti itu mungkin takkan terjadi. Amien.
About these ads

From → Personality

Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: